parenting

Bayi Saya Mogok Minum Susu, Gimana Cara Mengatasinya?!

Bayi mogok menyusu atau istilah kerennya nursing strike bisa dikarenakan banyak factor, sebelum cemas anda berlebih alangkah baiknya simak dulu kira-kira apa yang menjadi penyebab bayi anda tiba-tiba mogok menyusu.

bayi mogok minum susu

Penyebab bayi mogok menyusu :

  • Bayi dalam posisi tidak nyaman
  • Pampers penuh, menyebabkan rasa tidak nyaman dan lembab.
  • Masitis, infeksi kelenjar pada payudara ibu yang menyebabkan aliran ASI ibu bisa berkurang.
  • Sedang tumbuh gigi, bayi rewel saat tumbuh gigi sangat wajar dikarenakan rasa sakit di gusi.
  • Perut dalam kondisi tidak enak, bisa jadi dikarenakan lagi kembung atau sakit perut.
  • Stress, terlalu kelelahan setelah dibawa berjalan-jalan atau terlalu berlebihan saat diajak bermain.
  • Rasa ASI, bisa berubah-ubah sesuai dengan makanan yang dikonsumsi ibu atau sedang dalam proses pengobatan, bahkan bisa juga berasal dari perubahan hormone tubuh.
  • ASI yang terlalu sedikit, disaat bayi sedang lapar-laparnya dan menyusu ternyata asi yang didapatkan terlalu sedikit sehingga bayi akan frustrasi sehingga malas untuk menyusu lagi.

Baca juga : Pentingnya ASI bagi bayi baru lahir

Banyak sekali factor yang bisa menyebabkan bayi anda tiba-tiba melakukan aksi mogok menyusu. Coba dicari tahu secara perlahan kira-kira apa yang menyebabkan nya. Jangan panic ya usahakan tetap tenang.

Cara mengatasi bayi yang sedang mogok menyusu :

1.Coba menyusui ketika bayi mulai mengantuk atau baru bangun tidur

Bayi yang mulai mengantuk dan akan terlelap cenderung lebih gampang untuk menyusu, dikarenakan akan membuat mereka lebih cepat tertidur. Berbanding terbalik saat setelah baru bangun biasanya bayi akan merasa lapar nah ini bisa menjadi saat yang tepat. Bayi saat lapar akan menyusu dengan lahap pula.

2.Kondisikan ruangan hening dengan penerangan yang nyaman bagi bayi

Saat bayi merasa nyaman dengan lingkungan sekitar akan memberikan rasa rileks. Sehingga akan lebih berkonsentrasi dan tidak mendapat gangguan yang dapat mengalihkan focus mereka saat menyusu.

3.Tetap pompa asi agar tetap lancar dan mencegah tersumbat

Di saat bayi melakukan aksi mogok, ibu diharapkan tetap memompa asi. Kenapa demikian? Karena produksi asi tetap berjalan meskipun bayi anda mogok menyusu, apabila payudara sudah terlalu penuh dan tidak dikeluarkan maka bisa menyebabkan demam pada sang ibu. Jangan dibiasakan payudara dalam keadaan penuh tanpa menyusu atau di pompa karena akan menyebabkan produksi asi tersumbat dan mungkin akan berhenti.

Baca juga : Pentingnya sendawa setelah menyusui

4.Cari tahu mungkin bayi dalam keadaan yang tidak nyaman

Bayi dalam keadaan yang tidak nyaman tidak akan menyusu dengan tenang, karena mereka memerlukan focus dan konsentrasi. Bila bayi anda rewel atau menangis mungkin saja ada yang membuat mereka sedang merasa tidak nyaman. Sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu sumbernya.

5.Merubah posisi menyusu

Bisa jadi bayi anda merasa bosan dengan posisi yang begitu-begitu saja, coba mencari alternative posisi lain yang mungkin bisa membuat bayi anda lebih nyaman dalam proses menyusu.

6.Jangan memaksa dan tetap sabar

Memaksa hanya akan menyebabkan bayi stress dan mungkin bisa trauma menyusu,usahakan tetap kepala dingin dan bersabar apabila belum mau menyusu. Berikan jeda waktu sambil mengajak anak bermain terlebih dahulu untuk membangun situasi yang menyenangkan.

7.Apabila terjadi dalam waktu lama dan sering, segera konsultasikan dengan dokter anak

Jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter apabila situasi ini sudah tidak dapat anda kendalikan. Mungkin saja penyebab bayi mogok menyusu bisa jadi karena bayi sedang mengalami sakit yang memerlukan penanganan professional.

Baca juga :

  • Menjemur bayi di pagi hari banyak manfaatnya
  • Cara membersihkan telinga si kecil
  • Tips menambah berat badan anak

Mogok menyusu bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa peringatan apapun. Kuncinya bagi ibu tetap konsisten dan penuh kesabaran dalam memberikan asupan ASI kepada si kecil. Yang terpenting jangan sampai si kecil dehidrasi ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker